LKPP Ajak Penyedia e-Commerce Masuk Katalog

LKPP

LKPP sangat terbuka terhadap penyedia e-commerce yang ingin mengagregasikan produknya ke dalam e-katalog. Selain membuka persaingan usaha yang lebih sehat, keikutsertaan penyedia e-commerce juga membantu LKPP dalam menjamin ketersediaan kebutuhan pemerintah.

Apalagi, nilai pengadaan pemerintah—yang nilainya mencapai 30% dari total APBN—sebenarnya sangat prospektif bagi keberlangsungan usaha e-commerce di Indonesia.

 “Kami sangat terbuka, bahkan kami senang kalau ada beberapa (penyedia e-commerce) karena ada jaminan ketersediaan,” ujar Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Sistem Informasi Sarah Sadiqa di kantornya, Rabu (13/01).

Menurut Sarah, upaya menggandeng lebih banyak penyedia e-commerce sebelumnya telah dilakukan. Sayangnya, hanya satu penyedia e-commerce—dalam hal ini Bhinneka—yang memberikan respons positif terhadap undangan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>